SEMINAR KEBUDAYAAN JAGONGAN PANJI BERSAMA MENTRI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI KABINET PEMBANGUNAN VI

Seminar ini merupakan seminar kebudayaan yang sangat menarik sehingga layak sekali untuk di hadiri oleh mahasiswa ekonomi syariah agar mampu memadukan antara kebudayaan dengan ekonomi syariah, pemateri pun tak tanggung tanggung yaitu yang pertama Prof Dr Ing Wardiman Djoyonegoro adalah mentri pendidikan dan kebudayaan RI kabinet pembangunan Indonesia pada tahun 1992-1998. Prof Wardiman merupakan aktivis di dunia budaya setelah masa pension dari UPI beliau turut berperan aktif untuk memajukan Indonesia melalui budaya. Banyak sekali penghargaan yang diberikan kepada beliau lewat tangan dinginya Indonesia menjadi negara yang diakui dunia sebagai Negara, seribu budaya tak hanya itu beliau juga termasuk pengiat panji dimana panji ini adalah cerita-cerita yang dibuat seperti bentuk gambar. Menurut beliau, sekarang banyak orang sudah tidak suka dengan budaya Indonesia itu sendiri, mengingat budaya dari luar yang sangat banyak dan lebih menarik hati masyarakat beliau juga mengukapkan bahwa kegiatan seminar seperti ini harus sering dilakukan agar budaya yang hilang bisa kembali lagi membutuhkan semangat dari para pelaku seni itu sendiri. Prof Wardjiman juga memotivasi para peserta seminar agar tetap suka untuk membaca sejarah, seminar yang dilakukan di dusun paras ini sangat menarik dan luar biasa mengingat di sebuah desa kecil mampu menjadi awal dimana kebagkitan panji yang di usung pada tema kali ini menurut dinas kebudayaan dan olahraga selalu mendukung hal ini dan hal ini sangat langka sehingga Prof Wardijman mau hadir untuk memotivasi agar kegiatan ini tidak berhenti di sini.

Tak hanya membahas panji saja namun dari penjabaran panji ini terdapat salah satu judul atau tema yang unik yaitu “wayang beber” karna wayang beber itu jarang terdapat karna yang terkenal adalah wayang golek atau wayang kulit. Tak hanya Prof Dr Ing Wardiman Djoyonegoro terdapat pemateri yang tak kalah penting nya yaitu wayang beber yang di bawakan oleh Dr Dra Tatik Harpawati M Sn beliau adalah ketua program study pendalangan Institute Seni Surakarta dimana yang sudah tau seluk beluk perwayangan. Menurut beliau kurang sekali pengemar wayang dari tahun ketahun karena tidak ada kesenian yang di tampilkan membuat wayang semakin hari semakin berkurang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *